Jika sebuah rumah sakit mengalami pemadaman listrik meskipun hanya beberapa menit saja, biayanya bisa diukur dari segi ekonomi, namun biaya yang paling besar, yaitu kesejahteraan pasiennya, tidak bisa diukur dalam jutaan dolar atau euro.
Rumah sakit dan unit gawat darurat membutuhkan genset yang hampir sempurna, belum lagi pasokan darurat yang menjamin pasokan listrik terus menerus jika terjadi kegagalan jaringan.
Banyak hal bergantung pada pasokan tersebut: peralatan bedah yang mereka gunakan, kemampuan mereka untuk memantau pasien, dispenser obat elektronik otomatis... Jika terjadi pemadaman listrik, genset harus memberikan jaminan bahwa genset akan dapat menyala dalam waktu yang sangat singkat sehingga hampir tidak mempengaruhi apa pun yang terjadi dalam operasi, pengujian bangku, laboratorium atau di bangsal rumah sakit.
Selain itu, untuk mencegah semua kemungkinan terjadinya insiden, peraturan mengharuskan semua lembaga tersebut dilengkapi dengan sumber energi cadangan yang otonom dan dapat disimpan. Upaya yang dilakukan untuk memenuhi kewajiban ini telah menghasilkan generalisasi perangkat pembangkit listrik siaga di institusi medis.